Menjajal 4 Game Populer di Asus Zenfone 2

Zenfone 2 belum lama diluncurkan sebagai suksesor smartphone populer seri Zenfone dari Asus. Ponsel ini terdiri dari tiga varian. Versi teratas, ZE551ML, mendarat di meja redaksi Kompas Tekno dan telah diulas beberapa waktu lalu. (Baca:Review Asus Zenfone 2)

Ada satu hal yang belum dicoba maksimal, yakni kemampuannya dalam menjalankan game. Apakah Zenfone 2 mampu diajak balapan, adu jotos, dan tembak-tembakan dalam aneka judul permainan mobile populer? Ikuti pengalaman KompasTekno berikut ini.

Real Racing 3

Hadir dengan prosesor Intel Atom Z3580 yang memiliki kecepatan 2.3GHz dan GPU PowerVR G6430 serta RAM sebesar 4GB, spesifikasi Zenfone 2 sekilas terlihat “sangar”.

Layarnya yang berukuran 5,5 inci dengan resolusi full-HD (1920×1080) tentu menjanjikan pengalaman multimedia yang mumpuni, termasuk untuk nge-game. Hal ini dibuktkan ketika Kompas Tekno mencoba bermain game Real Racing 3.

Tampilan grafis game ini di Zenfone 2 boleh dikata hampir menyerupai konsol game modern, dengan elemen visual seperti cahaya matahari, refleksi pada bodi mobil dan bayangan mobil yang tampil dengan baik, begitupun dengan efek debu dan asap.

Namun, ketika dicermati masih terdapat kekurangan seperti tampilan bergerigi (jagginess) pada pinggiran obyek 3D seperti mobil-mobil yang berseliweran di game ini.

Gunawan/ Kompas.comDalam Real Racing 3, efek visual yang dihasilkan zenfone nyaris

Aspek gameplay juga agak terganggu dengan adanya stuttering di beberapa kesempatan, yakni angka frame per detik (FPS) yang tiba-tiba anjok sehingga game terasa “tersendat”.

Stuttering terutama ditasakan saat melakukan aksi menyalip mobil lain atau ketika melaju bersamaan dengan beberapa mobil lainnya.

Hal lain yang juga bisa dijadikan catatan adalah suhu ponsel yang menghangat ketika sesi permainan sudah melewati lima race sehingga Zenfone 2 terasa hangat di bagian belakang. Tentu, yang satu ini masih termasuk wajar untuk ponsel sekelasnya.

Mortal Kombat X

Berikutnya, Kompas Tekno menjajal aksi baku hantam dalam Mortal Kombat X, game dengan engine Unreal yang sudah terkenal dan banyak dipakai di PC dan konsol game.

Zenfone 2 rupanya mampu menjalankan engine ini dengan lancar, me-render aneka tampilan apik obyek-obyek di sekeliling arean bertarung, termasuk efek partikel yang beterbangan seperti api, air, es, dan asap, tanpa menurunkan angka FPS.

Ini Dia, Gelang Pintar Xiaomi Mi Band 1S

Bulan lalu, peranti gelang pintar Xiaomi, Mi Band sempat dirumorkan memiliki penerusnya yang baru yang dilengkapi dengan layar. Namun ternyata perangkat yang dimaksud adalah gelang pintar milik vendor Tiongkok lain.

Kini, penerus gelang pintar Xiaomi yang baru benar-benar menampakkan wujudnya. Perangkat yang diberi nama Mi Band 1S tersebut tertangkap oleh dokumentasi National Communication Commission (NCC) di Taiwan.

Menurut Phone Arena, seperti dikutip KompasTekno, Jumat (3/7/2015), Mi Band 1S memiliki fitur yang memonitor denyut jantung.

Berbeda dengan versi awal Mi Band, peranti tersebut hanya bisa memantau jumlah langkah dan kalori yang dibakar penggunanya.

Mi Band 1S diketahui memiliki nomor model MI XMSH02HM. Belum diketahui kapan perangkat itu mulai dijual dan banderol harganya.

Sebagai perbandingan, harga Xiaomi Mi Band pertama adalah sekitar 12 dollar AS. DI Indonesia, Mi Band dijual dengan harga Rp 225.000.

Hingga kuartal pertama 2015 lalu, Mi Band telah terjual sebanyak 6 juta unit di seluruh dunia, mengantarkan Xiaomi sebagai pabrikan perangkat wearable terbesar kedua di dunia dengan pangsa pasar 24,6 persen.

 

R7 Di Bukber Komunitas Indosat

Setelah diperkenalkan ke publik secara resmi pada 27 Mei 2015 lalu. Produk smartphone Oppo yang memiliki desain berkelas hingga teknologi cepat kembali diperkenalkan dalam acara buka puasa bersama (bukber) komunitas Indosat.

Acara yang diselenggarakan oleh Indosat ini merupakan momen untuk berkumpul bersama dengan seluruh komunitas yang tergabung dalam Indosat Community. Selain ngobrol bareng antar komunitas, momen ini menjadi kesempatan untuk berbuka puasa bersama di bulan ramadhan ini dan memperkenalkan produk Matrix Max dan iCity.

Sementara itu, Oppo juga mendapat kesempatan untuk memperkenalkan produk terbarunya yaitu R7. Smartphone berdesain elegan ini menyajikan teknologi cepat yang disematkan kedalamnya, seperti kecepatan akses dual 4G, memotret cepat hanya 0,1 detik hingga flash charging lima menit bisa nelpon dua jam.

“R7 tersedia dengan pilihan dua warna yaitu gold dan silver. Bagi yang tertarik pada smartphone ini bisa langsung mengorder di r7.ofanstore.co.id, karena untuk produk ini tidak tersedia di store oppo,” ucap Oppo Trainer, Fauzan saat memperkenalkan R7 di Indosat Community, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Menurut Media Engagement Oppo Aryo Meidianto, R7 yang baru tersedia 1.000 unit melalui sistem pre-order di ofanstore nyatanya sudah ada 1.800 pemesan untuk produk ini sehingga beberapa konsumen harus bersedia menunggu kembali produk ini kembali tersedia. Selain itu, Oppo yang secara resmi sudah menjalin kerjasama dengan klub sepak bola asal Spanyol yaitu Barcelona, maka pada tahun 2016 mendatang akan mengeluarkan varian ponsel dengan rasa tim katalan tersebut.

Pada acara tersebut juga dihadiri oleh salah satu komunitas bola dari Chelsea Indonesia Supported Club. Komunitas bola ini merupakan pendukung tim sepak bola asal Inggris, Chelsea.

“Acaranya bagus dan seru. Ternyata banyak juga komunitas yang hadir dan tidak hanya dari komunitas bola, gadget, hingga otomotif saja. Selain itu, saya juga ada ketertarikan saat ada demo produk dari Oppo, karena menarik aja kalo bisa memiliki ponsel yang bisa charging lima menit udah bisa nelpon dua jam,” ucap Fauzan dari Chelsea Indonesia Supported Club saat diwawancarai.

Pada acara ini juga diadakan doorprize dan bagi yang beruntung akan mendapatkan aksesoris ponsel Oppo Omusic dan ponsel Oppo R7. Acara bukber komunitas Indosat ini juga dimeriahkan oleh Stand Up Comedi dari Mongol Stres.

“Pastinya senang bisa mendapatkan doorprize smartphone Oppo R7. Soalnya memang saya membutuhkan ponsel yang bisa mendukung jaringan 4G, karena saya mau mencoba layanan 4G yang disediakan oleh Indosat,” ucap Didi Sunaryadi dari Komunitas Pengguna Mobil Veloz saat diwawancarai.

Pada rangkaian acara kumpul bareng dengan komunitas dan berbuka puasa bersama, Indosat juga memperkenalkan kembali produknya yaitu Matrix Max, Get More Get Max. Matrix Max merupakan produk Indosat pasca bayar, karena dengan menggunakan produk ini maka akan mendapatkan kenyamana saat berkomunikasi hingga mencari informasi saat browsing. Kuota internet yang besar hingga tersedianya gratis nelpon dan berkirim pesan dapat dinikmati. Produk iCity juga diperkenalkan kembali untuk para komunitas yang hadir, karena akan mempermudah kebutuhan komunikasi hingga informasi bagi Anda yang tergabung dalam sebuah komunitas.

Android OnePlus 2 Bakal Ada Tiga Varian?

Fans OnePlus sedang menunggu-nunggu peluncuran smartphone terbaru, OnePlus 2 yang rencananya akan dilakukan pada 27 Juli mendatang.

Yang bakal menjadi kejutan, nampaknya OnePlus menyiapkan lebih dari satu perangkat dalam peluncuran tersebut. Artinya, selain OnePlus 2, masih ada varian lain yang juga akan diluncurkan oleh OnePlus.

Bluetooth SIGBluetooth OnePlus 2

Menurut data dari Bluetooth SIG, lembaga yang memberi sertifikasi konektivitas Bluetooth, OnePlus diketahui mendaftarjan tiga versi OnePlus 2, masing-masing dengan kode A2001, A2003, dan A2005.

Kode A2003 adalah produk yang terendus di situs benchmark Geekbench sekitar dua bulan lalu yang diketahui menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 810 dan RAM 4 GB.

Namun belum diketahui secara jelas apakah ketiga produk itu akan memiliki spesifikasi yang berbeda atau tidak.

Indikasi OnePlus yang bakal merilis lebih dari satu perangkat juga sempat dibocorkan oleh Adrian Lee, General Manager OnePlus Southeast Asia kepada KompasTekno saat acara jumpa media di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Saat itu, Adrian berkata, “Yang pasti peluncuran nanti (27 Juli) kami akan meluncurkan produk-produk baru.” Dengan bahasa Inggris, Adrian menekankan pada kata produk yang plural atau jamak (products).

Namun Adrian tidak mengonfirmasi apakah OnePlus akan membuat versi murah dari OnePlus One atau tidak. Rumor OnePlus One murah dengan spesifikasi lebih rendah ini juga telah mengemuka sejak awal tahun ini.

Ponsel Android BlackBerry Bakal Mirip Galaxy S6 Edge?

Rumor ihwal smartphone BlackBerry yang berjalan di OS Android semakin kencang terdengar. Bocoran terbaru memperlihatkan penampakkan terjelas dari perangkat yang memiliki nama kode Venice ini.

Bocoran gambar itu disebarkan oleh Evan Blass, yang biasa dikenal dengan nama @evleaks di Twitter. Akun itu sendiri sering merilis berbagai informasi produk yang bahkan belum dirilis di pasar. Uniknya, kebanyakan bocoran yang dibeberkan oleh akun Twitter tersebut terbukti benar.

@evleaksPenampakkan terjelas BlackBerry Venice

Berdasarkan gambar yang dilansir oleh Blass, BlackBerry Venice tampak memiliki desain fisik yang mirip dengan smartphone flagship buatan Samsung, Galaxy S6 Edge.

Dari segi apa? Jika bocoran gambar yang dilansir Blass benar, seperti dikutipKompasTekno  dari The Verge, Sabtu (4/7/2015), Venice bakal dilengkapi layar yang sedikit melengkung di kedua sisi layar.

Masih berdasarkan gambar itu juga, pengguna Venice tampaknya bakal mendapatkan Android versi penuh, bukan versi yang telah dimodifikasi. Salah satu buktinya, di layar bagian atas, terlihat adanya Google Play Store. Pengguna tampaknya akan diberikan kebebasan untuk memasangkan aplikasi berbasis Android di perangkat itu.

Sebagai gambaran, ada beberapa vendor yang menghadirkan smartphone yang berbasiskan Android yang telah dimodifikasi. Biasanya, ada beberapa fungsi mendasar dari Android versi penuh yang tidak bisa digunakan, seperti toko digital tersebut.

Menurut rumor yang beredar belakangan ini, Venice dikatakan bakal dilengkapi dengan keyboard fisik. Dalam gambar tersebut tidak terlihat adanya komponen tersebut, tetapi keyboard fisik tersebut tampaknya “tersembunyi” di bagian belakang layar. Kabar yang berkembang memang menyebutkan, Venice bakal hadir dalam model keyboard slide atau bisa digeser.

Selain bocoran itu, Blass juga mengungkapkan bahwa Venice sedang dikirim ke salah stau operator di AS, yaitu AT&T.

Pihak BlackBerry hingga saat ini masih bungkam akan kepastian smartphone Android yang dibuatnya. John Chen, CEO BlackBerry, tidak menampik sekaligus tidak mengonfirmasi akan hal itu.

“Kami hanya membuat ponsel yang aman, dan BlackBerry adalah ponsel yang paling aman saat ini,” ujar Chen seperti dikutip KompasTekno dari Phone Arena, Kamis (25/6/2015).

“Maka, jika kami bisa membuat (sistem) Android yang aman, tentu saya akan membuatnya (ponsel BlackBerry dengan OS Android),” imbuh Chen.

BlackBerry dikabarkan bakal meluncurkan smartphone BlackBerry pada bulan Agustus mendatang.

Pre-Order R7 Di Ofanstore kembali Bisa Diakses pada 6 Juli 2015

Perusahaan teknologi asal Negeri Tiongkok yang belum lama ini menerapkan pre-order dalam penjualan produksmartphone terbarunya sejak 17 Juni 2015 lalu. Pada hari ini situs e-commerce ofanstore yang menjadi tempat melakukan pre-order R7 untuk sementara sedang dilakukan maintenance.

“Kami informasikan kepada seluruh costumer yang ingin melakukan pre-order smartphone Oppo R7 untuk saat ini tidak bisa, karena website ofanstore sedang dilakukan maintenance. Sehingga pre-order R7 akan kembali bisa diakses besok,” ucap CEO Oppo Ivan Lau melalui pemberitahuan di akun twitter resmi miliknya, Minggu (5/7/2015).

Saat ini, costumer yang melakukan pre-order Oppo R7 sudah melebihi 1.800 unit. Sebelumnya, sejak dibuka pada 17 Juni 2015 lalu melalui situs e-commerce ofanstore.co.id pre-order R7 hanya disediakan 1.000 unit untuk tahap pertama. Kini, pihak Oppo sedang melakukan proses pre-order tahap kedua.

Ponsel Oppo R7 yang sudah diperkenalkan secara resmi sejak 27 Mei 2015 lalu, kini produk smartphone tersebut terus diperkenalkan diberbagai komunitas di Jakarta. Belum lama ini pada 28 Juni 2015, R7 kembali dikenalkan secara dekat di Oppo Indonesian Community. Lalu, pada 2 Juli 2015 juga menjadi momen untuk R7 kembali dikenalkan kepada public saat acara buka puasa bersama dengan komunitas Indosat. Kedua event tersebut telah membawa pengaruh positif pada penjualan produksmartphone ini yang memiliki teknologi cepat dengan desain berkelas.

Duo iPhone 6s Meluncur pada 18 September 2015

Meski iPhone 6s dan iPhone 6s Plus belum resmi diperkenalkan, jadwal penjualannya sudah terkuak. Menurut sumber dari dalam industri, duo iPhone seri “s” terbaru itu sudah akan dijual pada 18 September mendatang.

Informasi itu sendiri didapatkan situs MIC Gadget dari sumber dalam pabrik Foxconn. Pabrikan asal Tiongkok itu selama ini ditunjuk menjadi pabrik perakit utama produk-produk gadget Apple, seperti iPhone dan iPad.

Tanggal peluncuran itu sejalan dengan waktu kehadiran iPhone pada tahun-tahun sebelumnya. Sejak seri iPhone 5 lalu, Apple memang melepas iPhone terbarunya pada hari Jumat di pertengahan bulan September.

Selain membocorkan tanggal kehadiran iPhone baru, si sumber juga mengklaim, Apple bakal membuka tabir misteri iPhone 6s dan iPhone 6s Plus satu minggu sebelumnya, tepatnya pada 11 September.

Nah, tanggal pengenalan iPhone 6s tersebut masih diragukan mengingat 11 September merupakan tanggal peringatan tragedi WTC. Rasanya, apabila Apple mengumumkan sebuah perangkat pada tanggal itu, mereka bakal mendapat cemoohan.

Menjelang bulan September tersebut, rumor seputar iPhone 6s santer terdengar. Salah satunya, smartphone teranyar Apple ini akan mengusung chip Qualcomm MDM9635M, atau lebih dikenal sebagai platform modem 9X35 Gobi.

Menggunakan chip tersebut, kemampuan unduh iPhone 6s dibanding seri sebelumnya dikatakan akan meningkat jauh. Chip modem 9X35 Gobi secara teori mampu memberikan kecepatan unduh atau download dua kali lipat koneksi LTE, atau setara 300 Mbps.

Dari segi spesifikasi, seorang sumber yang mengetahui rencana produk Apple, dan terbukti selalu memberikan informasi yang akurat, mengatakan bahwa iPhone 6s dan iPhone 6s Plus akan mengusung RAM sebesar 2 GB. Jika rumor tersebut benar, maka jumlah kapasitas RAM tersebut dua kali lipat dari yang dimiliki iPhone 6 da

 

Ponsel Nexus “Android M” Tak Sesuai Tradisi

Di luar kebiasaannya, Google dikabarkan akan langsung merilis dua jenis ponsel Nexus di tahun 2015 ini. Raksasa internet itu sudah memilih dua vendor besar, yakni Huawei dan LG untuk mengerjakan ponsel tersebut.

Akan seperti apa perangkat itu nantinya? Sayangnya, hingga saat ini, Google masih belum mau angkat bicara. Namun, sebuah kabar dari orang dalam ini akan memberikan sedikit gambaran.

Menurut sumber tersebut, seperti KompasTekno rangkum dari Phone Arena, Sabtu (4/7/2015), Nexus buatan LG tidak akan berbasiskan G4, seperti yang telah dirumorkan sebelumnya. Namun demikian, Google dan LG dikatakan mendesain Nexus berikutnya tak sesuai tradisi alias dibangun dari awal, bukan berbasis perangkat yang sudah ada.

Hingga seri Nexus 5 yang lalu, semua perangkat selalu berbasiskan Android flagshipbuatan sebuah vendor. Nexus One berbasiskan HTC Desire, Nesux S berbasiskan Samsung Galaxy S, Galaxy Nexus merupakan versi modifikasi dari Galaxy S2, Nexus 4 berbasiskan LG Optimus G, dan Nexus 5 merupakan versi modifikasi dari LG G2.

Jika kabar mengenai hal tersebut benar, Google akan mengulang strategi yang sama dengan Nexus 6. Di perangkat itu, Google dan Motorola memang membangun smartphone dari awal, tidak berbasiskan ponsel manapun.

Berdasarkan rumor sebelumnya, saat diproduksi nanti, Nexus dari LG bakal memiliki bentang layar 5,2 inci dan baterai dengan kapasitas sekitar 2.700 mAh.

Perusahaan Korea Selatan itu kemungkinan akan menyematkan prosesor Qualcomm Snapdragon 808 di dalamnya. Prosesor yang dimaksud memiliki enam inti pemrosesan dan saat ini telah digunakan sebagai otak pada LG G4.

Perangkat ini sendiri diprediksi akan berjalan di OS terbaru Google, Android M.

Google memang “menggilir” proyek pembuatan smartphone dan tablet seri Nexus di antara para rekanannya yang memproduksi perangkat Android. Dua smartphone Nexus 5 dan Nexus 6 terakhir, misalnya, masing-masing dibuat oleh LG dan Motorola.

 

Logo Apple di iPhone Bakal Ada Fungsinya

Logo apel tergigit yang terpatri di punggung iPhone tak lagi sekadar menjadi penanda produk keluaran Apple. Lebih dari itu, logo tersebut akan jadi sensor pendeteksi kesehatan penggunanya.

Setidaknya, itulah yang menjadi wacana perusahaan yang didirikan Steve Jobs. DilansirKompasTekno, Sabtu (4/7/2015) dari AppleInsider, Apple telah mematenkan ide ini ke U.S Patent and Trademark dengan nama “concealed electrical connectors”.

Adapun hal-hal yang bisa dideteksi oleh logo Apple antara lain konduktivitas kulit, detak jantung, dan sidik jari.

Selain sebagai sensor, logo Apple juga akan diimplementasikan untuk fungsi-fungsi substansial. Misalnya, untuk mengisi daya tanpa kabel dan memungkinkan mekanismedocking lainnya.

Selain logo Apple, tulisan “iPhone” yang biasaya diletakkan di sisi bawah punggung ponsel, juga akan difungsikan. Entah secara utuh sebagai tulisan “iPhone” atau secara parsial di mana tiap huruf punya fungsi penghubung masing-masing.

Yang jelas, paten produk belum menjanjikan realisasinya. Apple pun belum gencar mengumbar wacana ini untuk dibuat nyata pada lini iPhone selanjutnya.

Diketahui, paten ini pertama kali didaftarkan Apple pada 2013. Penemunya adalah desainer Apple Nicholas V. King. Setelah dua tahun tak ada gelagat realisasinya, kini paten kembali diperbarui. Kapan ya, kita bisa mendeteksi kesehatan hanya dengan sensor dari logo Apple?

 

Tablet Android Nokia N1 Segera Masuk Indonesia

Setelah memasuki pasar India, tablet Android Nokia N1 dikabarkan segera menyambangi Indonesia. Hal ini diketahui dari sumber dalam perusahaan.

Pasalnya, pabrik Foxconn yang menggodok produk lisensi Nokia tersebut, telah melalui proses sertifikasi di Indonesia. Namun, belum ada kepastian terkait tanggal pasti peluncuran N1 di tanah air.

Dilansir KompasTekno, Senin (6/7/2015) dari GSMArena, baik pihak Nokia maupun Foxconn belum mengeluarkan pernyataan resmi atas isu yang beredar.

Diketahui, N1 pada perilisan awalnya di akhir 2014, diperkirakan hanya tersedia di Tiongkok. Namun, perangkat ini perlahan mengekspansi pasarnya ke wilayah lain.

N1adalah tablet berukuran 7,9 inci yang hanya terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi. Tak ada slot kartu SIM yang disediakan. Pun, tak disediakan slot memori eksternal untuk menambah kapasitas penyimpanan internal 32 GB. Kapasitas penyimpanan tersebut didukung RAM 2 GB.

Sistem operasi N1 mengandalkan Android Lollipop 5.0, dipadankan dengan chipset Intel Atom Z3580 berkecepatan 2,3 GHz. Seluruh tubuh perangkat Nokia teranyar ini dilindungi aluminium. Untuk ketahanan penggunaannya, Nokia dan Foxconn mempercayakan batu baterai berkapasitas 5300 mAH.

Transfer data sekaligus pengisian daya dilakukan melalui sambungan USB tipe C. Ini sekaligus menandai N1 sebagai tablet pertama yang telah bertransformasi ke jenis USB demikian.

Tak lupa, fitur kamera utama N1 mengusung lensa berkualitas 8 MP, dilengkapi flash LED. Untuk kebutuhan selfie, disisipkan pula kamera depan berkualitas 5 MP.

Yang paling mencolok adalah antarmuka Z yang menjadi wajah N1. Peluncur aplikasi ini memudahkan pengguna membuka aplikasi hanya dengan mencoret layar dengan tangan.

Teknologi pengenal goresan tangan ini juga mempelajari kebiasaan pengguna dalam mengakses aplikasi. Yang paling sering dibuka bakal terpatri di laman depan perangkat.

Untuk setiap perangkat Android, pengguna bisa menggunakan peluncur aplikasi Z dengan mengunduhnya di toko aplikasi Google Play Store.